Pertemuan ke-5 Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar

 Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaaan


Hallo Guys!

Ketemu lagi nih dengan saya Johan, pada kali saya akan membahas materi yang sudah Ibu Pipit Fitriyah paparkan pada tanggal 25 Oktober 2021 yang lalu. Materi yang Ibu Pipit Fitriyah bawakan sendiri yaitu Materi 4 - Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan. Pembahasan ini juga menyinggung hubungan antara masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan yang saling berkaitan satu sama lainnya. Walau hidup dalam satu tanah air yang sama namun tidak menutup kemungkinan memiliki pola pikir dan cara pandang yang berbeda antara masyarakat kota yang mudah lebih maju dan masyarakat pedesaan yang mungkin saja masih memegang tradisi atau kebudayaan dari dulu hingga sekarang. Pembahasan ibu pipit juga menyinggung masalah terjadinya Urbanisasi dari pedesaan ke perkotaan yang mungkin saja demi meningkatkan taraf ekonomi/ kehidupan. 

Saya juga akan sedikit membahas apa sih itu sih itu Masyarakat ?

Pengertian Masyarakat
  • Dalam arti luas, masyarakat merupakan keseluruhan hubungan-hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya.
  • Dalam arti sempit, masyarakat merupakan sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu misalnya teritorial, bangsa, golongan dsb. 
Masyarakat perkotaan sering juga disebut urban community. adapun ciri-ciri yang dasar yang membedakan antara masyarakat perkotaan. misalnya : nilai moral atau keagamaan di perkotaan mulai menurun pesat di banding pedesaan, umumnya masyarakat perkotaan bisa mengurus dirinya sendiri atau bahkan tidak harus bergantung pada orang lain, pembagian kerja diantara warga kota juga sangat tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata, pembagian waktu yang sangat teliti dan sangat penting untuk mengejar kebutuhan indivu.

Untuk masyarakat pedesaan biasanya selalu memiliki ciri khas dalam kehidupan bermasyarakat, biasanya nampaknya dalam perilaku kehidupan sehari-hari mereka. Tak hanya itu masyarakat pedesaan juga memiliki ikatan batin yang kuat antar sesama warga desa yang berbanding terbalik dengan masyarakat perkotaan. Ciri-ciri masyarakat pedesaan cukup jelas misanya : hubungan masyarakat antar sesama warga desa masih sangat erat dan mendalam, sistem kehidupan yang masih berkelompok dalam arti masih membutuhkan satu sama yang lain, untuk pemenuhan ekonomi dan penopang kehidupan sebagian besar masyarakat pedesaan hidup dari agraris/pertanian.

Hubungan antara pedesaan dan perkotaan

  • Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah dua komoditas yang terpisah sama sekali, karena terdapat hubungan erat yang bersifat ketergantungan. Kota masih bergantung dengan desa dalam memenuhi kebutuhan warganya akan bahan pangan dan desa juga merupakan sumber tenaga kasar bagi jenis-jenis pekerjaan tertentu di kota.
  • Sebaliknya kota menghasilkan barang-barang yang diperlukan oleh orang desa seperti pakaian, alat-alat pertanian dan obat pembasmi hama untuk pertanian, obat untuk memelihara kesehatan, alat transportasi, tenaga-tenaga dibidang jasa seperti tenaga medis, montir-montir elektronika dan tenaga yang membimbing dalam upaya meningkatkan hasil pertanian, perternakan, dan perikanan.

Saya pernah tinggal di perkotaan padat seperti Jakarta selama 10 tahun dan sekarang saya tinggal di Papua selama 8 tahun. Walau papua sekarang sudah masuk ke kota namun untuk beberapa faktor masih sangat tertinggal, saya juga pernah berkunjung ke desa nenek saya di Semarang, Jawa Tengah, terasa sekali perbedaan yang mendalam antara pedesaan dan perkotaan. Contohnya dasar mungkin panggilan, di desa biasanya orang-orang lebih sopan dengan memanggil dengan sebutan "mas/kang",  "mbak/teteh". Kalau untuk di papua sendiri panggilan ke laki-laki biasanya di sebut "pace" dan ke perempuan "mace", kebudayaan dipapua juga masih sangat terjaga sampai saat ini. Masyarakat juga masih hidup berkelompok dan saling membutuhkan, di Papua marga masih ada turun temurun. Berbanding dengan perkotaan yang mungkin sangat jarang menemukan nama yang memiliki marga.

Untuk dilingkungan pedesaan mungkin untuk perkembangan masih sedikit terbuka di bandingkan dengan perkotaan. Contohnya dalam hal berpakaian, di kota terutama di jaman milenial saat ini pakaian yang terbuka bisa jadi merupakan hal yang lumrah/biasa terjadi, sedangkan untuk didesa pakaian sesuai lokal atau kebudayaan mereka. Masyarakat perkotaan juga sering mengikuti trend yang beredar, gaya yang fashionable atau sesuai dengan perkembangan zaman, sedangkan masyarakat pedesaan masih terbilang sederhana.

Sekian pembahasan dari saya selaku penulis, apabila ada kekurangan dan  kata-kata yang tidak berkenan bagi pembaca sekalian, penulis mohon maaf. Sekia, terimakasih.



Johan











Komentar

Postingan Populer