Vclass ke-7 M13 : Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan

  Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan

Hallo guys, kembali lagi bersama saya Johan dari kelas 1IA28. Pada artikel kali ini sudah masuk ke minggu yang ke-13 yah ges, dimana sudah mendekati akhir dari semester 1 yang sudah saya jalani sebagai mahasiswa Gundarma. Pada kali ini Ibu Pipit Fitriyah mengupload materi tentang Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan di vclass, dimana vclass ini sudah masuk yang ke-7 diminggu ke-13. Tak lupa dengan diuploadnya materi divclass, ibu Pipit Fitriyah juga membuka quiz berupa pertanyaan essay mengenai pendapat tentang materi yang telah diberikan. Disini saya juga akan membahas sedikit tentang materi yang telah diberikan dan contoh-contohnya.

  • Apa itu Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan ?
Ilmu Pengetahuan

Secara umum, Pengertian ilmu pengetahuan adalah suatu sistem berbagai pengetahuan yang didapatkan dari hasil pemeriksaan-pemeriksaan yang dilakukan secara teliti dengan menggunakan metode-metode tertentu. Secara etimologi, ilmu berasal dari bahasa arab dari kata ilm yang berarti memahami, mengerti, atau mengetahuai. Jadi dapat artikan bahwa ilmu pengethuan adalah memahami suatu pengetahuan. 

Menurut Aristoteles, bahwa pengetahuan merupakan pengetahuan yang dapat diinderai dan dapat merangsang budi.Ilmu pengetahuan pada dasarnya memiliki tiga komponen penyangga tubuh pengetahuan yang disusunnya yaitu: 
1. Ontologis, dapat diartikan sebagai hakikat apa yang dikaji oleh pengetahuan, sehingga jelas ruang lingkup wujud yang menjadi objek penelaahannya, dengan kata lain ontologis merupakan objek formal dari suatu pengetahuan.
2. Epistemologis, dapat diartikan sebagai cara bagaimana materi pengetahuan diperoleh dan disusun menjadi tubuh pengetahuan.
3. Aksiologis, merupakan asas menggunakan ilmu pengetahuan atau fungsi dari ilmu pengetahuan.

Fungsi Ilmu Pengetahuan
  1. Ilmu pengetahuan itu menjelaskan (Explaining, Describing)
    Fungsi ilmu pengetahuan dalam menjelaskan memiliki 4 bentuk yaitu :
  • Deduktif, yaitu ilmu harus dapat menjelaskan sesuatu berdasarkan premis pangkal ilir yang telah ditetapkan sebelumnya
  • Probabilistik, Ilmu pengetahuan dapat menjelaskan berdasarkan pola pikir induktif dari sejumlah kasus yang jelas, sehingga hanya dapat memberi kepastian (tidak mutlak) yang bersifat kemungkinan besar atau hampir pasti.
  • Fungsional, ilmu pengetahuan dapat menjelaskan letak suatu komponen dalam suatu sistem secara menyeluruh,
  • Genetik, ilmu pengetahuan dapat menjelaskan suatu faktor berdasarkan gejala-gejala yang sudah sering terjadi sebelumnya.
  1. Meramalkan (prediction)
    Ilmu pengetahuan harus dapat menjelaskan faktor sebab akibat suatu peristiwa atau kejadian, misalnya apa yang akan terjadi jika harga naik.
  2. Mengendalikan (controlling)
    Fungsi Ilmu pengetahuan dalam mengendalikan harus dapat mengendalikan gejala alam berdasarkan suatu teori misalnya bagaimana mengendalikan kurs rupiah dan harga.

Contoh dari Ilmu Pengetahuan

Fenomena tentang Ilmu Pengetahuan yang berada di lingkungan sekitar saya contohnya adalah dengan adanya penyebaran Covid-19/ Corona Virus atau bahkan yang terbarunya ialah virus varian baru yakni Omnicron. Covid-19 diteliti secara ilmiah oleh para peneliti medis dibidangnya. Ditemukan bahwa Covid-19 menular melalui berbagai cara seperti berbicara secara langsung dengan penderita, menghirup secara langsung udara yang terkontaminasi dengan virus, tidak memakai masker, tidak mencuci tangan,dsb. Dengan demikian bagaimana Covid-19 menular adalah suatu bentuk ilmu pengetahuan. Dengan begitu bisa disebut dengan ilmu pengetahuan tentang Pandemi dikarenakan berdampak sangat luas jangkauannya. Dengan adanya penelitian dan ilmu pengetahuan yang dikembangkan, kita sebagai masyarakat bisa tau bagamaina cara melakukan pencegahan dan terhindar dari Covid-19 ini, diantaranya yaitu memakai masker, mencuci tangan/memakai hand sanitizer, menjaga jarak dengan orang lain, dll.

Teknologi

Secara umum, pengertian teknologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang keterampilan dalam menciptakan alat, metode pengolahan, dan ekstraksi benda, untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan dan pekerjaan manusia sehari-hari. Ada juga yang menyebutkan definisi teknologi adalah semua sarana dan prasarana yang diciptakan oleh manusia untuk menyediakan berbagai barang yang dibutuhkan bagi keberlangsungan dan kenyamanan hidup manusia itu sendiri. 

Menurut Iskandar Alisyahbana, pengertian teknologi adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau mebuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra, dan otak manusia.

Manfaat Teknologi

1. Bidang Informasi dan Komunikasi

Manfaat yang paling terasa dari teknologi di bidang informasi dan komunikasi adalah proses yang mudah, cepat, dan murah. 

2. Bidang Ekonomi dan Bisnis

Ada banyak sekali manfaat teknologi di bidang ekonomi seperti sekarang ini. Misalnya; keberadaan mesin ATM (Automated Teller Machine) dan internet Banking yang memudahkan proses transaksi pembayaran.

3. Bidang Pendidikan

Teknologi juga memberikan banyak manfaat dan kemudahan di bidang pendidikan. Salah satunya adalah keberadaan sistem pembelajaran e-learning system.

4. Bidang Transportasi

Teknologi telah memberikan banyak manfaat dan kemudahan di bidang transportasi, baik itu barang maupun manusia. Keberadaan berbagai jenis alat transportasi, seperti; mobil, sepeda motor, pesawat, dan kapal laut, membuat proses perjalanan manusia menjadi lebih mudah dan cepat.

5. Bidang Medis

Manfaat teknologi juga sangat dirasakan di bidang medis dimana penemuan berbagai metode, obat-obatan, peralatan, dan mesin terbaru dapat membantu dokter dan perawat melakukan pekerjaan mereka.

Sumber : https://www.maxmanroe.com/vid/teknologi/pengertian-teknologi.html

Contoh dari Teknologi

Contoh dari teknologi yang saya ketahui diantara semakin berkembang pesat platform media sosial untuk mengetahui segala informasi yang kita butuhkan, contohnya Google sebagai mesin pencarian yang sering digunakan, kemudian ada Youtube sebagai sarana untuk mencari kebutuhan video sesuai apa yang kita inginkan. Selain media sosial, adapula teknologi yang sangat dari otomotif yang bisa dibilang sangat maju yaitu Autonomous Car, fungsinya sebagai mobil pintar yang dapat bergerak sendiri ke arah tujuan tanpa harus dikemudikan oleh supir. Yang saya ketahui tentang mobil elektronik tanpa memerlukan driver yaitu mobil Tesla yang saat ini dimiliki oleh Elon Musk, selain itu mobil ini juga tidak menggunakan bahan bakar seperti bensin, jadi tidak mencemari lingkungan dikarenakan mobil Tesla ini menggunakan baterai charge sebagai penopang dayanya. Dibalik kelebihan dari mobil ini, terdapat pula kekurangannya yaitu harga dari mobil ini cukup mahal, belum lagi harga dari service jika terjadi kerusakan.

Kemiskinan

Pengertian Kemiskinan adalah suatu kondisi dimana seseorang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasarnya seperti pangan, sandang, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan yang layak. Secara kuantitatif, kemiskinan merupakan suatu keadaan dimana taraf hidup manusia serba kekurangan atau “tidak memiliki harta beda. Sedangkan secara kualitati, pengertian kemiskinan adalah keadaan hidup manusia yang tidak layak.

Menurut Faturachman dan Marcelinus Molo, pengertian kemiskinan adalah ketidakmampuan seseorang atau beberapa orang (rumah tangga) untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

Faktor Penyebab Kemiskinan

Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab kemiskinan yang paling umum:

1. Laju Pertumbuhan Penduduk

Angka kelahiran yang tinggi akan mengakibatkan laju pertumbuhan penduduk suatu negara menjadi besar. Bila laju pertumbuhan ini tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi, maka hal ini akan mengakibatkan angka kemiskinan akan semakin meningkat di suatu negara.

2. Angka Pengangguran Tinggi

Lapangan kerja yang terbatas menyebabkan angka pengangguran di suatu negara menjadi tinggi. Semakin banyak pengangguran maka angka kemiskinan juga akan meningkat.

Peningkatan angka pengangguran juga dapat menimbulkan masalah lain yang meresahkan masyarakat. Misalnya munculnya pelaku tindak kejahatan, pengemis, dan lain-lain.

3. Tingkat Pendidikan yang Rendah

Masyarakat yang tingkat pendidikannya rendah cenderung tidak memiliki keterampilan, wawasan, dan pengetahuan yang memadai. Sehingga mereka tidak bisa bersaing dengan masyarakat yang berpendidikan tinggi di dunia kerja maupun dunia usaha. Hal ini kemudian membuat angka pengangguran dan kemiskinan menjadi bertambah.

4. Bencana Alam

Bencana alam merupakan faktor penyebab kemiskinan yang tidak dapat dicegah karena berasal dari alam. Bencana alam seperti tsunami, banjir, tanah longsor, dan lain-lain, akan menimbulkan kerusakan pada infrastruktur maupun psikologis.

Peristiwa bencana alam yang besar dapat mengakibatkan masyarakat mengalami kemiskinan karena kehilangan harta.

5. Distribusi yang Tidak Merata

Ketidaksamaan pola kepemilikian sumber daya akan menimbulkan ketimpangan dalam distribusi pendapatan. Pada umumnya, masyarakat yang hanya memiliki sumber daya terbatas dan berkualitas rendah berada di bawah garis kemiskinan.

Dampak Kemiskinan

Pada umumnya kemiskinan akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat. Berikut ini adalah beberapa dampak kemiskinan yang sering terjadi:

1. Kriminalitas Meningkat

Kemiskinan seringkali dikaitkan dengan kriminalitas. Bukan tanpa sebab, karena masyarakat miskin cenderung melakukan apa saja untuk memenuhi kebuhtuhan hidup mereka, termasuk melakukan kriminalitas. Beberapa bentuk kriminalitas tersebut yaitu pencurian, perampokan, begal, penipuan, bahkan pembunuhan.

2. Angka Kematian yang Tinggi

Masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan umumnya tidak mendapatkan akses kesehatan yang memadai. Hal ini menyebabkan tingginya angka kematian pada masyarakat miskin.

Selain itu, gizi yang buruk juga merupakan masalah yang sering terjadi pada masyarakat miskin. Asupan gizi yang kurang menyebabkan kesehatan dan perkembangan fisik masyarakat miskin sangat buruk.

3. Akses Pendidikan Tertutup

Biaya pendidikan yang cukup tinggi mengakibatkan masyarakat miskin tidak dapat menjangkau dunia pendidikan. Hal ini semakin memperburuk situasi masyarakat yang kekurangan karena kurangnya pendidikan membuat mereka tidak bisa bersaing dan tidak bisa bangkit dari keterpurukan.

4. Pengangguran Semakin Banyak

Masyarakat miskin yang tidak mendapatkan akses pendidikan akan sulit bersaing di dunia kerja maupun usaha. Hal ini kemudian akan menyebabkan pengangguran semakin meningkat.

5. Munculnya Konflik di Masyarakat

Rasa kecewa dan ketidakpuasan masyarakat miskin biasanya dilampiaskan dengan berbagai tindakan anarkis. Bahkan seringkali konflik bernuansa SARA timbul di masyarakat sebagai cara pelampiasan kekecewaan masyarakat miskin.

Sumber : https://www.maxmanroe.com/vid/sosial/pengertian-kemiskinan.html

Sekian pembahasan saya tentang Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan, apabila ada kesalahan kata dan penulisan yang dapat membuat pembaca sekalian tersinggung, penulis mohon maaf.  Terimakasih telah berkunjung, semoga bermanfaat.


Johan








Komentar

Postingan Populer